Karies gigi atau baby bottle decay atau nursing bottle caries merupakan lubang pada gigi akibat melunaknya email oleh asam yang dihasilkan bakteri dalam mulut (sehingga gigi mudah rusak dan berlubang). Asam ini dihasilkan dari aktivitas bakteri (terutama streptococcus) terhadap gula dan tepung yang di dalam mulut.
Karies, pada awalnya berupa lubang dengan bintik yang khas berwarna cokelat atau hitam. Lama-kelamaan, timbul keluhan sakit gigi. Gigi dengan karies yang tidak dirawat, akan memudahkan terjadinya infeksi pada gusi. Sehingga anak akan mengeluh gusinya bengkak atau gusi berdarah. Cara mengatasinya adalah, segera bawa ke dokter gigi agar karies dibersihkan dan ditambal.
Pada umumnya, gigi susu tumbuh pada saat anak berumur 6 bulan dan berhenti tumbuh saat anak berumur 3 tahun. Jumlah keseluruhan gigi susu sebanyak 20 buah gigi. Gigi susu yang tanggal akan digantikan oleh gigi permanen. Gigi permanen mulai tumbuh pada saat anak berumur 5-6 tahun dan berhenti saat anak berumur 12-13 tahun. Jumlah keseluruhan gigi permanen sekitar 32 buah gigi. Gigi yang terakhir muncul adalah gigi bungsu, gigi bungsu tumbuh saat beranjak dewasa. Umumnya saat berumur 19 tahun.
Apa yang anda lakukan saat gigi si buah hati terkena karies?
1. Biasakan membersihkan gigi dan gusi bayi anda, terutama setelah minum susu, dengan menggunakan kapas atau kain bersih.
2. Biasakan berkumur atau minum air putih setelah minum susu atau minuman yang manis.
3. Biasakan menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur.
4. Hindari memberikan susu botol sampai anak tertidur, ganti susu botol dengan gelas khusus bayi.
5. Teratur memeriksakan gigi ke dokter gigi, setidaknya setiap 6 bulan.
